Regulasi » Peraturan Mentan No. 01/Kpts/SR.130/1/2006 Tahun 2006

Tentang:Pemupukan N, P dan K padi sawah spesifik lokasi
Mulai Berlaku:3 Januari 2006
Ringkasan:

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing usahatani padi serta sejalan dengan berbagai isu lingkungan dan pertanian berkelanjutan yang berbasis sumberdaya, maka sangat diperlukan rekomendasi teknologi spesifik lokasi, terutama pupuk. Secara teknis kebutuhan dan efisiensi pemupukan ditentukan oleh dua faktor utama yang saling berkaitan, yaitu: (1) ketersediaan hara dalam tanah dan (2) kebutuhan hara tanaman.

Salah satu alat yang efektif sebagai acuan awal dalam menentukan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi adalah peta status hara untuk pemupukan P dan K, serta peta produktivitas lahan sawah untuk pemupukan N. Rekomendasi pemupukan spesifik lokasi saat ini masih terbatas pada lokasi penelitian dan pengkajian atau daerah yang sudah memiliki peta-peta tersebut yang lebi rinci (skala besar).

Permentan No. 01/Kpts/SR.130/1/2006 mengatur tentang rekomendasi pemupukan N,P, dan K pada lahan sawah spesifik lokasi di 21 provinsi, 207 kabupaten dan 2995 kecamatan. Sasaran utama rekomendasi tersebut adalah untuk menentukan kebutuhan, strategi penyediaan dan distribusi pupuk secara nasional, dan menganjurkan penggunaan beberapa alternative alat bantu (tool) untuk menentukan dosis pemberian pupuk yang benar-benar tepat di lapang. Badan Litbang Pertanian bekerjasama dengan berbagai lembaga internasional dan nasional telah menghasilkan dan mengembangkan beberapa metode dan alat bantu untuk peningkatan efisiensi pemupukan N, P, dan K untuk tanaman padi sawah, antara lain: Bagan Warna Daun (BWD) untuk pemupukan N, peta emisi dan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS / Paddy Soil Test Kits) untuk pemupukan P dan K.

Download: