Berita » Perbanyakan Tanaman Lada

(adm/01 Jul 2011)

Perbaikan budidaya dengan menggunakan paket teknologi budidaya lada ramah lingkungan dan berkelanjutan yang telah dihasilkan Badan Litbang Pertanian perlu diperkenalkan dan dikembangkan di tingkat petani. Budidaya lada ramah lingkungan ini merupakan hasil perbaikan cara tradisional dan berdasarkan hasil-hasil penelitian, yaitu mengganti komponen-komponen budidaya tradisional yang tidak menguntungkan dengan komponen yang lebih baik dan sinergis. 

Salah satu paket teknologi lada ramah lingkungan adalah menggunakan varietas unggul yang dianjurkan. Perbanyakan benih yang digunakan oleh BPTP Kepulauan Bangka Belitung adalah menggunakan stek satu ruas dengan media pasir hitam yang diambil dari pinggir pantai yang mengandung bahan organik. Varietas yang diperbanyak adalah Varietas LDK, Petaling 1, Petaling 2 dan Natar 1. Bak persemaian ditutup dengan sungkup plastik setinggi 1 m agar pertumbuhan dan kelembaban terjaga. Persemaian lada dalam bak menggunakan media pasir hitam dibiarkan selama 2 minggu sampai perakaran lada banyak sebelum dipindahkan ke polibag. Setelah 2 minggu, persemaian dibongkar dan hanya setek dengan perakaran lebat dipilih untuk ditanam dalam polibag. Media pembibitan dalam polibag terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Selama di persemaian dan pembibitan diusahakan agar setek mendapat 50-75% intensitas sinar matahari. Tanaman dalam polibag dibiarkan selama 3-4  bulan, setek siap ditanam di lapangan jika telah tumbuh sebanyak 7-9 buku.

Sumber : BPTP Bangka Belitung 

Perbanyakan Tanaman Lada