Berita » Pedoman Pengendalian Hama dan Penyakit Kelapa

(hms/04 Apr 2010)

Kelapa merupakan tanaman perkebunan terluas kedua setelah kelapa sawit komoditas ini sebagian besar merupakan perkebunan rakyat yang diusahakan di kebun maupun di pekarangan secara monokultur dan campuran. Hama dan penyakit utama seperti Oryctes, Sexava dan beberapa cendawan dapat menurunkan produktivitas sehingga merugikan usahatani kelapa. Agar kelapa mampu menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga tani, perlu dipahami pengendalian hama dan penyakit kelapa sehingga produktivitas kelapa dapat optimal.

Jenis dan tingkat serangan antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda-beda. Demikian pula sifat serangannya ada yang musiman ada pula yang bersifat laten. Keadaan ini diperburuk lagi dengan terjadinya pergeseran gangguan beberapa jenis hama dan penyakit yang semula kurang penting menjadi hama dan penyakit penting dengan tingkat serangan sangat merugikan. Hal ini sebagai akibat dari perubahan teknologi budidaya disamping perubahan keadaan lingkungan dan agroklimat.

Pedoman berikut memberikan informasi dan panduan mengenai berbagai permasalahan seputar usahatani kelapa seperti : mengapa hama dan penyakit kelapa hanya merusak sekali-sekali saja?; Bagaimana kita dapat mengenal musuh alami dari serangga hama?; Bagaimana hama dan penyakit dapat menurunkan hasil? dan lainnya.

Sumber : Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain.

Pengendalian Hama dan Penyakit Kelapa

Lampiran