Berita » Manfaat Jamu Ternak Mulai Terasa
YOGYAKARTA – Bimbingan teknis mengenai formulasi serta manfaat jamu ternak dilakukan di Shelter Penampungan Gondang Dua, Wukirsari, Cangkringan. Kegiatan diawali dengan melakukan evaluasi manfaat bimbingan teknis yang telah dilakukan di dusun Sabrangwetan, Wukirsari, Jogyakarta. Diperoleh informasi bahwa manfaat jamu ternak secara perlahan sudah mulai dirasakan petani.
Bobot ternak ayam pedaging yang biasanya maksimal hanya mencapai 800-900 gr/ekor kini dapat rata-rata dapat mencapai 1000 gr/ ekor bahkan ada yang mencapai 1200gr/ekor dalam kurun waktu 2 bulan setelah pemakaian jamu ternak. Dengan demikian pemberian jamu ternak dapat meningkatkan bobot ayam sebesar 100-200 gr/ekor. Apabila harga daging ayam saat ini adalah sekitar Rp. 28.000/kg, maka peningkatan pendapatan petani setara dengan ± Rp. 2.800-5.600/ekor.
Selanjutnya diperoleh informasi bahwa pestisida nabati telah coba diproduksi oleh petani dan digunakan mengendalikan hama pada tanaman cabai dimana terbukti efektif membunuh aphids dan tungau yang menyerang tanaman. Namun demikian aplikasi pestisida nabati masih belum berhasil memperbaiki pertumbuhan tanaman karena daun-daun tanaman bekas terserang masih tetap keriting sehingga diprediksi dapat menurunkan produksi tanaman.
Setelah dilakukan evaluasi diketahui bahwa formula pestisida nabati tersebut masih belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang telah disampaikan dalam bimbingan teknis. Untuk itu beberapa saran penyempurnaannya telah disampaikan untuk perbaikannya, diantaranya dengan menambahkan sabun, sedikit minyak tanah/solar, tetes tebu/ molase/gula ke dalam formula.
