Berita » Lain-lain » Arsip

Halaman 3 dari 40
No 21-30 dari 399

Sistem Tanam Jajar Legowo, Apa dan Bagaimana?

Lain-lain
(adm/30 Apr 2014)

Produktivitas tanaman ditentukan oleh interaksi antara varietas, lingkungan tumbuh dan pengelolaannya. Sifat fisiologis dan morfologis varietas yang ditanam akan beradaptasi yang berbeda tergantung dari faktor lingkungan dan teknik budidaya selama dalam pertanaman. (berita lengkap)

Sumberdaya genetik kambing Kosta di kabupaten Pandeglang

Lain-lain
(adm/29 Apr 2014)

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Puslitbang Peternakan melakukan Koordinasi upaya pengelolaan sumberdaya genetik ternak (SDGT) dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang (16-17 April 2014). Kegiatan ini dalam upaya konservasi ternak kambing Kosta sebagai salah satu kambing lokal Indonesia. (berita lengkap)

Musim Kemarau, Tanam Jagung Saja

Lain-lain
(adm/24 Apr 2014)

Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan (BPTP Sulsel) melaksanakan demfarm untuk menunjukkan kepada petani tentang nilai kompetitif jagung yang lebih tinggi daripada padi apabila diusahakan pada musim kemarau. (berita lengkap)

Pengomposan Tanaman Jagung sebagai Bahan Soil Conditioner

Lain-lain
(adm/23 Apr 2014)

Pupuk merupakan salah satu komponen penting dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) jagung yang diyakini para petani dapat meningkatkan mutu dan hasil panen. Oleh karena itu pupuk tidak dapat dipisahkan dari kegiatan usahatani. (berita lengkap)

Indigofera spicata: Tanaman Pakan Ternak Toleran Kekeringan dengan Kandungan Protein Tinggi

Lain-lain
(adm/21 Apr 2014)

Indigofera spicata Indigofera spicata (Indigofera Sp) adalah hijauan pakan jenis leguminosa pohon yang memiliki nutrisi dengan kualitas yang tinggi. Tanaman Indigofera Sp toleran terhadap kekeringan, sehingga dapat menjadi sumber pakan pada musim kemarau. Tanaman Indigofera spicata adalah jenis leguminosa pohon yang selama ini belum dieksplorasi potensinya sebagai hijauan pakan ternak. Tanaman ini memiliki kandungan protein yang tinggi setara dengan alfalfa, kandungan mineral yang tinggi ideal bagi ternak perah, struktur serat yang baik dan nilai kecernaan yang tinggi bagi ternak ruminansia. (berita lengkap)

Pinang Betara, Varietas Unggul Pinang Pertama di Indonesia

Lain-lain
(adm/16 Apr 2014)

Pinang Betara, merupakan varietas unggul pinang pertama di Indonesia. Berdasarkan hasil evaluasi melalui sidang pelepasan tanggal 8 Nopember 2012, populasi pinang Betara telah dilepas sebagai pinang unggul dengan SK MENTAN Nomor 199/Kpts/SR.120/1/2013, sebagai materi pengembangan Pinang pada daerah-daerah yang memiliki iklim seperti di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (berita lengkap)

Sidang CCCF Bahas Batas Maksimum Cemaran Pada Pangan

Lain-lain
(adm/09 Apr 2014)

Codex Committee on Contaminants in Foods (CCCF), sebuah komite di bawah Codex Alimentarius Commission lembaga standardisasi pangan FAO-WHO, dalam sidang yang diadakan di Den Haag, Belanda membahas 22 agenda. Dua diantaranya, Industrial and Environmental Contaminants dan Toxins. (berita lengkap)

Demo Plot untuk Perbaikan Mutu Benih

Lain-lain
(adm/08 Apr 2014)

Demonstrasi Plot (demo plot) adalah salah satu upaya yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) untuk mempercepat penyebarluasan teknologi unggulan dengan cara mendekatkan, memperkenalkan dan memperagakan dengan sebuah aplikasi langsung di kalangan petani. (berita lengkap)

Rumput Penyelamat Area Tailing

Lain-lain
(adm/07 Apr 2014)

Eksploitasi sumber daya alam seperti industri pertambangan berdampak lingkungan, budaya, sosial baik positif maupun negatif. Tailing adalah limbah industri pertambangan baik emas, tembaga maupun perak. Tailing terdiri dari batuan yang telah hancur dari batuan mineral yang telah diambil mineralnya dan mempunyai porositas tinggi sehingga kapasitas memegang air rendah, struktur tidak stabil, sangat miskin bahan organik, aktivitas mikroba tidak ada sama sekali. (berita lengkap)

SANTAP-NM, Dapat Menghemat Penggunaan Pupuk Organik 50 Persen

Lain-lain
(adm/03 Apr 2014)

Perbaikan kesuburan tanah merupakan kunci utama dalam meningkatkan produktivitas lahan kering. Hal tersebut dilakukan salah satunya melalui pemupukan dan atau pemberian bahan organik. Dalam hal pemupukan, hingga kini pada umumnya petani masih mengandalkan penggunaan pupuk anorganik buatan pabrik yang harganya cenderung terus meningkat. (berita lengkap)

<< Lihat Lain-lain Baru