Berita » Lain-lain » Arsip

Halaman 1 dari 41
No 1-10 dari 403

Lado-21 Pada Sawah Bukaan Baru

Lain-lain
(tp/07 Agu 2014)

Lado 21 Pencetakan sawah baru di lahan kering masam menghadapi banyak kendala antara lain rendahnya pH, kandungan bahan organik dan unsur hara tanah yang rendah (Ca, Mg, K, P, N), serta adanya unsur besi yang dapat meracuni tanaman padi. Tanpa pengelolaan yang tepat, maka sawah bukaan baru akan berproduksi stabil setelah 10-15 tahun. Di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, hasil yang diperoleh petani pada sawah bukaan baru hanya berkisar 0,8 – 2,3 ton GKP/ha/MT dengan total penerimaan hanya berkisar Rp. 2 juta sampai Rp. 5,75 juta/ha/MT, sedangkan total biaya produksi mencapai Rp. 4,5 – Rp. 5 juta/ha/MT. (berita lengkap)

Selamatkan Informasi Penting Dunia, PUSTAKA Melakukan Preservasi dan Konservasi Koleksi Antiquariat

Lain-lain
(ptk/24 Jul 2014)

antiq Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) sejak tahun 2011 telah mulai melakukan kegiatan pelestarian atau preservasi serta konservasi koleksi antiquariat (Buku Kuno) untuk mempertahankan fisik dan kandungan informasi yang terdapat dalam koleksi tersebut. (berita lengkap)

Model Pertanian Bioindustri Berbasis Sapi Potong

Lain-lain
(adm/23 Jul 2014)

Induk pembangunan pertanian di Indonesia tahun 2013-2045 mengusung strategi membangun pertanian-bioindustri berkelanjutan. Hal ini juga telah dituangkan dalam Visi dan Misi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yakni menjadi lembaga penelitian dan pengembangan pertanian terkemuka di dunia dalam mewujudkan sistem pertanian bio industri tropika berkelanjutan. (berita lengkap)

Jagung Hibrida Biji Putih Bima Putih 1 dan Bima Putih 2

Lain-lain
(tan/22 Jul 2014)

Bima Jagung putih sejak dahulu telah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Jagung putih juga penting untuk mendukung program diversifikasi pangan yang tengah digalakkan oleh pemerintah. (berita lengkap)

Potensi Serai Wangi Sebagai Penghasil Atsiri di RPL Lok Tamu

Lain-lain
(adm/11 Jul 2014)

Serai wangi merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai penghasil minyak atsiri. Tanaman ini mudah dibudidayakan dan tidak menuntut perlakuan khusus, sehingga bagi masyarakat yang berminat mengembangkannya terbuka peluang yang besar. Menurut Nurjannah, pengusaha minyak atsiri di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, penanaman serai wangi sangat mudah, yang penting digunakan bibit yang unggul dan dilakukan perawatan rutin yang sederhana. (berita lengkap)

Hadapi Musim Kering, Balitbangtan Siapkan Varietas Kedelai Umur Genjah dan Tahan Kering

Lain-lain
(adm/10 Jul 2014)

Agroekosistem utama produksi kedelai di Indonesia adalah lahan sawah, hampir 60% produksi kedelai di usahakan di lahan sawah. Penanaman kedelai di lahan sawah jatuh pada musim kemarau 1 (MK 1) dan MK 2. Pada kondisi demikian, budidaya kedelai seringkali menghadapi risiko gagal panen karena faktor kekeringan. (berita lengkap)

Hidup Sehat dengan Mengonsumsi Jagung Provitamin A

Lain-lain
(adm/08 Jul 2014)

Jagung hibrida Provit A merupakan hibrida silang tunggal yang didapatkan dari hasil persilangan Carotenoid yang diintroduksi dari CIMMYT Thailand, merupakan galur elit yang mempunyai kandungan Pro vitamin A (Beta karoten) yang lebih tinggi dibandingkan jagung kuning yang ditanam ditingkat petani. (berita lengkap)

Mengendalikan Gejala Serangan Thrips Pada Jeruk

Lain-lain
(adm/04 Jul 2014)

Thrips menyerang tanaman sayuran juga buah-buahan. Pada buah jeruk, yang diserang oleh hama ini adalah bagian tangkai dan daun muda, yang mengakibatkan helai daun menebal, kedua sisi daun agak menggulung ke atas dan pertumbuhannya tidak normal. (berita lengkap)

Jewawut, Alternatif Sumber Pangan Sehat

Lain-lain
(adm/02 Jul 2014)

Jewawut merupakan salah satu jenis serealia yang populer di beberapa wilayah di Indonesia seperti Sulawesi Barat, Pulau Buru, NTT dan Jawa Tengah. Jewawut berbentuk biji kecil-kecil dengan diameter sekitar 1 mm. (berita lengkap)

Rawa Jeruju dan Tegari, Alternatif untuk Kendalikan Ulat Grayak

Lain-lain
(adm/01 Jul 2014)

Lahan rawa pasang surut kaya akan berbagai jenis tumbuhan yang mengandung bahan bioaktif dan berpotensi sebagai insektisida nabati. Usaha pengendalian dengan menggunaan bahan-bahan nabati tidak akan menimbulkan dampak yang merugikan seperti terjadinya pencemaran lingkungan dan sebagainya karena pada umumnya bahan nabati tersebut bersifat mudah terurai atau terdegradasi di alam sehingga diharapkan tidak persisten di alam ataupun pada bahan makanan, serta tidak mencemari lingkungan. (berita lengkap)

<< Lihat Lain-lain Baru