Berita Baru

Sagu untuk Kedaulatan Pangan dan Energi

(hms/15 Sep 2014)

FGD Sagu Sagu merupakan tanaman potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif dan bahan baku bioenergi. Sebanyak 60% tanaman sagu dunia terdapat di Indonesia yang luasnya mencapai 5,2 juta ha. Melihat potensi yang begitu besar, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bekerjasama dengan Masyarakat Sagu Indonesia (MASSI) menyelenggarakan Forum Group Discussion dengan tema ‘Sagu Sebagai Komoditas Potensial, Pilar Kedaulatan Pangan dan Energi’ di Jakarta (15/11). (berita lengkap)

Gebyar Perbenihan 2014 untuk Media Sosialisasi dan Diseminasi

(adm/15 Sep 2014)

JAWA TENGAH – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) ikut memeriahkan acara Gebyar Perbenihan 2014 di Desa Karang Duren, Sawit, Boyolali, Rabu (10 – 11 September 2014). (berita lengkap)

Tingkatkan Produksi Lada dengan Benih Bermutu

(adm/12 Sep 2014)

Lada merupakan salah satu jenis rempah yang paling penting di antara rempah lainnya, ditinjau dari segi perannya dalam menyumbangkan devisa negara maupun dari segi kegunaannya yang sangat khas dan tidak dapat digantikan dengan rempah lainny (berita lengkap)

Limbah Jambu Mete juga Bisa Menjadi Pupuk Organik

(adm/11 Sep 2014)

Pupuk organik telah banyak menggantikan peran pupuk berbahan baku kimia. Selain faktor kesehatan, pupuk organik juga terbuat dari bahan yang mudah diperoleh, mulai dari limbah tanaman, pertanian, ternak, hingga limbah rumah tangga. (berita lengkap)

Inpari 30 Ciherang Sub 1 VUB Padi Tahan Rendaman

(adm/10 Sep 2014)

Inpari 30 Ciherang Perubahan iklim di Indonesia yang tidak menentu menjadi salah satu kendala yang mengkhawatirkan bagi peningkatan produksi padi. Dampak perubahan iklim terhadap pengembangan pertanian berupa banjir dan kekeringan sering terjadi di lahan sawah yang menyebabkan kegagalan panen (puso). Bahkan dengan semakin berkurangnya hulu resapan air dan kerusakan daerah aliran sungai memicu semakin luasnya wilayah yang sebelumnya tidak pernah terjadi puso sehingga rentan terhadap banjir dan kekeringan. (berita lengkap)

Budidaya Secara Vertikultur, Media Kreatifitas dengan Hasil Berkualitas

(adm/09 Sep 2014)

Vertikultur, berasal dari Bahasa Inggris vertical dan culture yang artinya adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat, baik indoor maupun outdoor. Sistem budidaya pertanian secara vertikal atau bertingkat ini merupakan konsep penghijauan yang cocok untuk daerah perkotaan dan lahan terbatas. (berita lengkap)

Kampung Boerka di Kabupaten Asahan Sumatera Utara

(adm/08 Sep 2014)

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kambing), di Sungai Putih Sumatera Utara telah melaksanakan program persilangan kambing Boer dengan kambing Kacang. Persilangan kedua bangsa ini menghasilkan kambing Boerka dengan laju produktivitas yang lebih tinggi dibanding kambing lokal. (berita lengkap)

Kepala Balitbangtan Resmikan UPBS Tanaman Serealia

(adm/05 Sep 2014)

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) meresmikan Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS) Tanaman Serealia di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. UPBS serealia akan melayani penyediaan benih sumber tanaman serealia di seluruh wilayah Indonesia, Kamis (28/8/2014). (berita lengkap)

Litbang UK 2 Bisa untuk Bioethanol

(kbi/04 Sep 2014)

Ubikayu atau singkong (Mannihot esculenta) berasal dari Brazil, Amerika Selatan, menyebar ke Asia pada awal abad ke-17 dibawa oleh pedagang Spanyol dari Mexico ke Philipina kemudian menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. (berita lengkap)

PUSTAKA Miliki Layanan Referensi

(ptk/03 Sep 2014)

Informasi sangat diperlukan dalam kegiatan penelitian, kajian atau telaah sederhana, untuk itu Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) menyediakan layanan referensi yang bertujuan untuk membantu dalam penelusuran informasi rujukan. (berita lengkap)

Teknologi Salibu untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan dan Pendapatan Petani

(adm/02 Sep 2014)

Program ketahanan pangan masih tetap bertumpu pada komoditas padi sawah, namun permasalahan paling mendasar adalah kepemilikan lahan yang sempit sehingga ushatani padi sawah kurang efisien. Untuk itu perlu terobosan teknologi dalam meningkatkan produktifitas dan efisiensi usahatani padi sawah. (berita lengkap)

Manfaat Sorgum Selain Untuk Pangan

(tan/02 Sep 2014)

Sorgum Sorgum merupakan tanaman serealia yang potensial dikembangkan untuk menunjang program ketahanan pangan dan agribisnis. Keunggulan sorgum antara lain daya adaptasi luas pada berbagai agroekologi seperti pantai hingga pegunungan, kebutuhan airnya sedikit sekitar 150-200 mm/musim atau separuh kebutuhan air jagung dan sepertiga kebutuhan air tebu. (berita lengkap)

Balitbangtan Mendukung Pengembangan Areal Tebu Baru di Madura

(bun/01 Sep 2014)

Panen Tebu di Pamekasan, Madura Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendukung pengembangan areal tebu baru di Madura agar memberikan hasil optimal. Balitbangtan telah menyusun peta untuk penataan varietas Kabupaten Bangkalan dan Sampang. Penelitian validasi sedang dilakukan. (berita lengkap)

Perbaikan Teknik VCO Dengan Metode Sentrifugasi

(bun/29 Agu 2014)

parut kelapa Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk yang diperoleh dari daging kelapa segar dengan atau tanpa pemanasan dan tanpa penambahan bahan kimia. VCO memiliki karakteristik spesifik dibandingkan minyak nabati lain yaitu kandungan asam lemak jenuh tinggi, asam lemak rantai medium (ALRM) yang proporsinya mencapai 61,93%. (berita lengkap)

Waspadai Hama Pengisap Polong Pada Tanaman Kedelai Di Musim Kemarau

(kbi/28 Agu 2014)

Pengaruh kenaikan suhu pada musim kemarau berdampak terhadap perkembangan dan pertumbuhan serangga hama. Pada kondisi lingkungan suhu optimum, kecepatan proses metabolisme serangga akan meningkat berbanding lurus dengan kenaikan suhu lingkungan. (berita lengkap)

Asyiknya Belajar dan Mengenal Ilmu Teknologi Pertanian

(ptk/28 Agu 2014)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) menerima kunjungan siswa-siswi kelas 6 dari SDN Pengadilan 5 Kota Bogor yang berjumlah 120 murid (27/8). Siswa-siswa, dengan diantar guru mereka terlihat antusias dan ingin segera mengikuti kegiatan di PUSTAKA. Kegiatan kunjungan ini menjadi alternatif siswa untuk belajar di luar sekolah. (berita lengkap)

Mesin Pemeras Tebu, Mengatasi Rendahnya Rendemen Pengolahan Nira Tebu

(mkt/27 Agu 2014)

Mesin Pemeras Tebu (Sugar Cane Machine) Prototipe Mesin Pemeras Tebu berfungsi mengatasi permasalahan rendahnya rendemen pengolahan cairan hasil ekstraksi dari batang tamanan tebu (nira tebu). Komponen utama mesin pemeras ini terdiri dari satu unit pemerasan yang terdiri dari tiga roll antara lain satu rol depan untuk mengumpan, satu rol atas untuk menekan dan satu rol belakang untuk membawa dan memeras batang tebu. Komponen lainnya yakni gigi reduksi (reduction gear) dan tenaga penggerak (engine). (berita lengkap)

Jeruk Keprok Batu 55 Menggoda Para Pengunjug Wisata Petik Jeruk

(adm/26 Agu 2014)

Jeruk Keprok Batu 55 Decak kagum terlihat dari ekspresi para pengunjung wisata petik jeruk yang digelar di Tlekung, Batu, Jatim. Jeruk Keprok Batu 55 memang menjadi primadona Kebun Percobaan Tlekung milik Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Wisata petik jeruk menjadi acara favorit pengunjung open house Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Balitbangtan pada pertengahan bulan Agustus 2014. (berita lengkap)

Penggunaan Benih Jagung Hibrida Regenerasi pada Usahatani Jagung

(tan/25 Agu 2014)

pertanaman jagung Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penggunaan benih hibrida turunan atau recycled hybrid masih menjadi pilihan petani khususnya pada pertanaman musim tanam kedua. Alasannya pun sederhana, harga benih hibrida mahal dan resiko gagal panen yang disebabkan kekurangan air pada pertanaman di musim kemarau. (berita lengkap)

Pemerah Susu Compatible dengan Cooling Unit

(adm/22 Agu 2014)

Pemerah Susu Konsumsi susu ditingkat nasional dinilai masih rendah. Kondisi tersebut dapat juga dipengaruhi oleh kualitas yang rendah dari susu sapi. Rendahnya kualitas susu sapi (dengan cemaran bakteri rata-rata 106 CFU/ml susu) di Indonesia disebabkan oleh kinerja pemerahan yang tidak memenuhi standard prosedur pemerahan serta belum digunakannya alat perah oleh peternak kecil, disamping belum adanya alat penyimpanan suhu rendah yang mengakibatkan berkembangnya bakteri yang mencemari susu yang berdampak memperburuk kualitas susu. (berita lengkap)

Temu Lapang : Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Terdegradasi

(adm/21 Agu 2014)

ICCTF KUBU RAYA - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Dr. Haryono berkesempatan membuka acara Temu Lapang (Field Day Meeting) Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Terdegradasi untuk Mitigasi Emisi Rumah Kaca dan Mengoptimalkan Produktivitas Tanaman lokasi demplot ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) – Kementerian Pertanian (Kementan) di Provinsi Kalimantan Barat, tepatnya di Dusun Banjar Sari Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (20/8). (berita lengkap)

Produktivitas Kedelai di Aceh Bangkit Kembali

(kbi/21 Agu 2014)

ACEH – Hamparan kedelai menguning seluas mata memandang, yang dibatasi dengan bukit-bukit disekitarnya dapat dilihat di Desa Musa Baroh, Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya tempat acara panen raya kedelai oleh Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Rusman Heriawan, Selasa (19/8/2014). (berita lengkap)

Wamentan : Produktivitas Kedelai di Aceh Melebihi dari Rata-rata Nasional

(kbi/20 Agu 2014)

ACEH – Wakil Menteri Pertanian Dr. Rusman Heriawan panen raya kedelai di Desa Musa Baroh, Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, Selasa, (19/8/2014). (berita lengkap)

Komitmen dan Mempersiapkan "Integrated Multi Diciplinary Research"

(hms/20 Agu 2014)

Penutupan training MSU Komitmen dan tekad dalam mempersiapkan penelitian yang lebih terintegrasi dan multidisiplin menjadi bekal dari seluruh peserta Research Management Training Program di Michigan State University, demikian saat Dr. Dedi Nursyamsi mewakili para peserta diakhir pelaksanaan training (18/8). (berita lengkap)

Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Menekan Emisi GRK

(hms/20 Agu 2014)

Seminar Nasional ICCTF Lahan Gambut Indonesia yang luasnya mencapai 14,9 juta ha, 3 juta ha diantaranya telah digunakan untuk berbagai penggunaan di bidang pertanian termasuk perkebunan kelapa sawit di dalamnya. Namun ada sekitar 4,2 juta ha atau sekitar 28% dari total lahan gambut tidak produktif, karena tertutup semak belukar dan ketiadaan tenaga kerja, serta infra strukrur dan kelembagaan pendukung. Selain tidak produktif, lahan ini juga menjadi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) dan rentan terhadap kebakaran. (berita lengkap)

Demfarm Tebu Juring Ganda untuk Pengembangan Tebu Spesifik Madura

(hms/19 Agu 2014)

Panen Tebu Madura Bupati Pamekasan H Achmad Syafii merasa berbangga hati karena wilayahnya dijadikan demfarm untuk pengembangan teknologi usahatani tebu spesifik Madura dengan sistem juring ganda. (berita lengkap)

Biofoam, Kemasan Ramah Lingkungan

(psc/19 Agu 2014)

Nano Biofoam Inovasi teknologi biofoam yang menghasilkan produk bahan kemasan ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan menjadi solusi cerdas mengatasi membanjirnya kemasan plastik dan Styrofoam. Kelebihan dari biofoam, dapat terurai secara alamiah (biodegradable) sehingga tidak berdampak buruk pada lingkungan. (berita lengkap)

Balitbangtan Sudah Manfaatkan Teknologi Nuklir

(hms/18 Agu 2014)

SEAMEO BIOTROP BOGOR- Indonesia telah berhasil memanfaatkan teknologi nuklir untuk mutasi tanaman, setidaknya Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sudah memanfaatkan teknologi tersebut guna mendapatkan mutasi gen tanaman yang bermanfaat, melaksanakan pemetaan sumber air bawah tanah, dan pasca panen. Setidaknya ada 20 varietas padi dan kedelai yang telah dihasilkan dengan memanfaatkan teknologi ini, demikian ungkap Dr. Haryono saat membacakan keynote speach Menteri Pertanian guna membuka FAO IAEA’s Second Research Coordination Meeting (RCM) on Integrated Utilization of Cereal Mutant Varieties in Crop/Livestock Systems for Climate Smart Agriculture di SEAMEO BIOTROP, Ciawi, Bogor (18/8). (berita lengkap)

VUB Padi dan Jarwo Kurangi Resiko Gagal Panen Akibat Dinamika Iklim

(adm/18 Agu 2014)

Kunker indramayu JABAR – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang juga merangkap Plt. Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Dr. Haryono mengatakan bahwa Kementerian Pertanian dalam hal ini Balitbangtan memiliki varietas unggul baru (VUB) padi berumur pendek dan tahan rendaman yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk mengurangi resiko gagal panen saat kebanjiran. (berita lengkap)

Indo Jarwo Transplanter Mampu Mengatasi Permasalahan Lahan Sawah Sampai Kedalaman 60 cm

(mkt/18 Agu 2014)

Rombongan Presiden saat menyaksikan Demonstrasi Indo Jarwo Transplanter Prototipe II Usaha pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk mewujudkan program penyediaan padi sebesar 75,7 juta ton GKG pada tahun 2010 – 2014 menghadapi berbagai kendala, antara lain menurunnya luas areal sawah akibat laju konversi lahan sawah ke non-sawah, kelangkaan tenaga kerja di bidang pertanian, menurunnya minat generasi muda pada usaha sektor pertanian, masih tingginya susut panen padi, terbatasnya air irigasi dan menurunnya kinerja sebagian besar sistem irigasi, dan ancaman perubahan iklim global. (berita lengkap)


Lihat Arsip Berita >>

Kategori