Berita Baru

Musim Kemarau, Tanam Jagung Saja

(adm/24 Apr 2014)

Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan (BPTP Sulsel) melaksanakan demfarm untuk menunjukkan kepada petani tentang nilai kompetitif jagung yang lebih tinggi daripada padi apabila diusahakan pada musim kemarau. (berita lengkap)

Pengomposan Tanaman Jagung sebagai Bahan Soil Conditioner

(adm/23 Apr 2014)

Pupuk merupakan salah satu komponen penting dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) jagung yang diyakini para petani dapat meningkatkan mutu dan hasil panen. Oleh karena itu pupuk tidak dapat dipisahkan dari kegiatan usahatani. (berita lengkap)

Potensi Dampak Dinamika Iklim dan El-Nino Terhadap Sistem Produksi Pangan

(hms/22 Apr 2014)

Press Release El Nino Prediksi berbagai lembaga penelitian internasional, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengindikasikan adanya kecenderungan peningkatan peluang kejadian anomali iklim El Nino, yaitu 45-52%, terutama pada periode Juni-Juli-Agustus hingga Oktober-November-Desember 2014. Walaupun durasi kejadiannya belum terlalu dipahami dengan jelas, namun diperkirakan bahwa sifat El-Nino 2014/2015 tersebut adalah lemah hingga moderate, terutama sejak Agustus 2014. (berita lengkap)

Indigofera spicata: Tanaman Pakan Ternak Toleran Kekeringan dengan Kandungan Protein Tinggi

(adm/21 Apr 2014)

Indigofera spicata Indigofera spicata (Indigofera Sp) adalah hijauan pakan jenis leguminosa pohon yang memiliki nutrisi dengan kualitas yang tinggi. Tanaman Indigofera Sp toleran terhadap kekeringan, sehingga dapat menjadi sumber pakan pada musim kemarau. Tanaman Indigofera spicata adalah jenis leguminosa pohon yang selama ini belum dieksplorasi potensinya sebagai hijauan pakan ternak. Tanaman ini memiliki kandungan protein yang tinggi setara dengan alfalfa, kandungan mineral yang tinggi ideal bagi ternak perah, struktur serat yang baik dan nilai kecernaan yang tinggi bagi ternak ruminansia. (berita lengkap)

Mewaspadai Surra Untuk Mendukung Kebijakan Pengembangan Kawasan Ternak

(hms/17 Apr 2014)

Diskusi Panel Surra Program swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) 2014 mendorong pada meningkatnya lalu lintas ternak dari daerah bibit ke wilayah kawasan ternak yang baru. Hal ini merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan peluang masuknya atau menyebarnya penyakit ternak apabila tidak disertai dengan pemeriksaan ternak yang intensif sebelum dilakukan pengiriman, terutama penyakit yang bersifat menular dan strategis. Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Badan saat membuka Diskusi Panel Mewaspadai Surra Untuk Mendukung Kebijakan Pengembangan Kawasan Ternak (17/4). (berita lengkap)

Pinang Betara, Varietas Unggul Pinang Pertama di Indonesia

(adm/16 Apr 2014)

Pinang Betara, merupakan varietas unggul pinang pertama di Indonesia. Berdasarkan hasil evaluasi melalui sidang pelepasan tanggal 8 Nopember 2012, populasi pinang Betara telah dilepas sebagai pinang unggul dengan SK MENTAN Nomor 199/Kpts/SR.120/1/2013, sebagai materi pengembangan Pinang pada daerah-daerah yang memiliki iklim seperti di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (berita lengkap)

Internalisasi Nilai-nilai Manajemen Korporasi Balitbangtan

(hms/15 Apr 2014)

Reentry Internalisasi nilai-nilai manajemen korporasi Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) kembali disampaikan Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Haryono untuk kembali mengupdate pengetahuan para petugas belajar Balitbangtan yang saat ini telah kembali bekerja di UK/UPTnya masing-masing setelah melaksanakan tugas belajar dan jauh dari UK/UPTnya. (berita lengkap)

2nd APKASI International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014

(hms/14 Apr 2014)

Pembukaan AITIS 2014 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) kembali menggelar kegiatan promosi perdagangan dan investasi bertaraf international. Kegiatan bertajuk APKASI International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 ini mempertemukan pelaku bisnis dalam dan luar negeri dengan para pengambil kebijakan di daerah dan juga para pelaku bisnis kabupaten. Acara tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Radjasa dan dihadiri antara lain Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu dan Kepala Institusi dalam maupun luar negeri. Menteri Pertanian, Menteri Pariwisata dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal pada pembukaan berkesempatan menjadi keynote speaker, dengan mengungkapkan peran serta ketiga institusi tersebut. (berita lengkap)

6th Indo Green Forestry Expo 2014

(hms/11 Apr 2014)

Indogreen 2014 Kementerian Kehutanan kembali menggelar pameran kehutanan terbesar di Indonesia di Jakarta Convention Center pada tanggal 11 – 14 April 2014. Pameran ke-6 yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan PT. Wahyu Promocitra ini diselenggarakan dengan mengangkat tema Low Carbon Economic Forestry Development. (berita lengkap)

Demo Plot untuk Perbaikan Mutu Benih

(adm/08 Apr 2014)

Demonstrasi Plot (demo plot) adalah salah satu upaya yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) untuk mempercepat penyebarluasan teknologi unggulan dengan cara mendekatkan, memperkenalkan dan memperagakan dengan sebuah aplikasi langsung di kalangan petani. (berita lengkap)

Rumput Penyelamat Area Tailing

(adm/07 Apr 2014)

Eksploitasi sumber daya alam seperti industri pertambangan berdampak lingkungan, budaya, sosial baik positif maupun negatif. Tailing adalah limbah industri pertambangan baik emas, tembaga maupun perak. Tailing terdiri dari batuan yang telah hancur dari batuan mineral yang telah diambil mineralnya dan mempunyai porositas tinggi sehingga kapasitas memegang air rendah, struktur tidak stabil, sangat miskin bahan organik, aktivitas mikroba tidak ada sama sekali. (berita lengkap)

SANTAP-NM, Dapat Menghemat Penggunaan Pupuk Organik 50 Persen

(adm/03 Apr 2014)

Perbaikan kesuburan tanah merupakan kunci utama dalam meningkatkan produktivitas lahan kering. Hal tersebut dilakukan salah satunya melalui pemupukan dan atau pemberian bahan organik. Dalam hal pemupukan, hingga kini pada umumnya petani masih mengandalkan penggunaan pupuk anorganik buatan pabrik yang harganya cenderung terus meningkat. (berita lengkap)

Bisnis Hortikultura, Biaya dan Resiko Tinggi Namun Keuntungan Menjanjikan

(hms/02 Apr 2014)

Temu Bisnis Horti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) hingga saat ini telah mengembangkan invensi-invensi dalam bidang hortikultura dengan harapan segera dapat menjadi inovasi yang dapat berguna dan dapat diaplikasikan dalam skala luas di masyarakat. Kaitannya dengan itu, Balitbangtan menyelenggarakan Temu Bisnis Hortikultura (28/3/2014) di Bogor dalam upaya untuk menjalin kerjasama dan berbagi informasi yang erat antara pemerintah, swasta dan masyarakat (public-private partnership). Melalui forum ini diharapkan dapat dijadikan peluang untuk seluruh pelaku usaha dalam bidang hortikultura. (berita lengkap)

Kerjasama Pengembangan Kemiri Sunan

(hms/01 Apr 2014)

MoU Pengembangan Kemiri Sunan Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo menyaksikan penandatanganan MoU Kerjasama Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) pada lahan kritis berbasis masyarakat di Boyolali (28/3). Penandatanganan MoU dilakukan antara Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTK), Kepala Badan Litbang Pertanian dan Bupati Boyolali. MoU ini bertujuan untuk melaksanakan program pengembangan BBN, khususnya komoditas Kemiri Sunan pada lahan kritis berbasis masyarakat dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional. (berita lengkap)

Agrinex Expo 2014 : Sukun Sebagai Sumber Pangan Pilihan

(hms/30 Mar 2014)

JAKARTA - “Kebijakan yang baik, bisa memperbaiki posisi tawar Indonesia”, demikian ungkap Menteri Perdagangan M. Lutfi saat membuka 8th Agrinex Expo di Jakarta Convention Center, Jumat (28/3/2014). Menurutnya comparative advantage yang kita miliki bisa membawakan nilai tambah bagi Indonesia, ditambahkan pula bahwa tingkat konsumsi yang tinggi ternyata juga dapat menyebabkan nilai tambah yang baik. (berita lengkap)

Sosialisasi Pengukuran Gas Metana pada Ternak Ruminansia

(hms/29 Mar 2014)

CIAWI - Saat ini hampir semua negara didunia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, dengan melakukan adaptasi, yaitu mengantisipasi dampak buruk dari perubahan iklim dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menanggulangi atau meminimalkan kerusakan yang ditimbulkannya serta mitigasi yang merupakan tindakan untuk mengurangi besar atau kecepatan perubahan iklim. (berita lengkap)

Pakan Murah Berbasis Limbah Pertanian Ramah Lingkungan

(adm/28 Mar 2014)

Keberhasilan pengembangan usaha sapi potong antara lain ditentukan oleh kecukupan jumlah serta mutu pakan. Program peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong pun perlu diikuti dengan penyediaan pakan yang berkualitas sepanjang tahun. (berita lengkap)

Tongkol Jagung, Dapat Meningkatkan Bobot Badan Ternak Ruminansia

(adm/27 Mar 2014)

Inovasi teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah berhasil mengubah salah satu limbah tanaman pangan (jagung) menjadi pakan ternak ruminansia. (berita lengkap)

Pengelolaan Lahan Gambut Yang Tepat, Emisi GRK Bisa Ditekan

(hms/26 Mar 2014)

ICCTF Jambi Informasi akurat perlu diberikan kepada kalangan yang selama ini menuding bahwa perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berdampak pada pemanasan global. Selain itu memberikan pemahaman kepada pelaku industri dan konsumen sawit juga perlu dilakukan, jika tidak bisa memperburuk citra negatif tentang manfaat minyak sawit padahal selain sebagai penghasil pangan minyak sawit juga sebagai penghasil biodiesel. Mengingat pengembangan kelapa sawit dituding sebagai deforestation, maka pengembangannya merambah ke lahan gambut melalui tata kelola yang baik. Pengelolaan lahan gambut yang tepat, dapat menekan emisi GRK. (berita lengkap)

Koro Pedang, Berpotensi untuk Tahu Tempe

(adm/25 Mar 2014)

Hampir 80% kedelai di Indonesia digunakan oleh industri tempe dan tahu, dimana keduanya menguasai hajat hidup orang banyak. Tempe dan tahu merupakan sumber protein dan menjadi sumber pencaharian yang sangat signifikan bagi masyarakat Indonesia. (berita lengkap)


Lihat Arsip Berita >>

Kategori