Inovasi Teknologi

Hipa 6 Jete

Hipa 6 Jete Rentan terhadap hama wereng, batang coklat, biotipe 2. Agak rentan terhadap penyakit hawar daun, bakteri strain serta rentan terhadap virus tungro.

SDM Professional

Prof.(Riset). Dr. Ir. Didi Ardi Suriadikarta, M.Sc.

Prof.(Riset). Dr. Ir. Didi Ardi Suriadikarta, M.Sc. Prof. (Riset). Dr. Ir. Didi Ardi Suriadikarta MSc. Mendapatkan gelar Sarjana Pertanian (Insinyur Pertanian) tahun 1975, dari Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran Bandung. Pendidikan S2 jurusan Ilmu Tanah ( Soil Genesis and Classification) dari Fakultas Bodemkunde Universitas Gent, Belgia, tahun 1980, dengan gelar Master of Soil Science (MSc.). Sedangkan pendidikan doctoral program studi Ilmu Tanah dari Fakultas Pasca Sarjana IPB, tahun 1996.

Yang bersangkutan sekarang ini menjabat sebagai Ahli Peneliti Utama (APU) Balai Penelitian Tanah Bogor. Sebelum jabatan yang sekarang, sejumlah tugas telah diembannya yaitu : menjadi staf Peneliti Kelompok Kesuburan Tanah Lembaga Penelitian Tanah Bogor, sejak 1975, kemudian ditugaskan menjabat Kepala Statsiun Penelitian Tanah Bukitinggi, selama 2 tahun dari tahun 1981sampai 1982. Selanjutnya kembali ke Pusat Penelitian Tanah Bogor sebagai peneliti Kelompok Peneliti Kesuburan Tanah. Selanjutnya diangkat menjadi Kepala Sub Bidang Informasi Penelitian, Puslittanak, dari tahun 1988 sampai dengan tahun 1992. Tahun 1992 sampai denga tahun 1996 tugas belajar untuk pendidikan doctoral di Fakultas Pasca sarjana Institut Pertanian Bogor. Setelah lulus pendidikan S3 ditugaskan menjadi Kuasa Bagian Proyek /Koordinator Program Penelitian Pengembangan Pertanian PLG Badan Litbang Pertanian, 1997 sampai dengan tahun 2001.

Selesai dari tugas di proyek penelitian kemudian diangkat menjadi Ketua Kelompok Peneliti Kesuburan Tanah, 1999 � 2003, Koordinator Program Penelitian Lahan Rawa Pusat Penelitian Tanah, tahun 2000 sampai tahun 2002. Koordinator Program Pembinaan Pengujian pupuk Alternatif Puslittanak, tahun 2001sampai dengan tahun 2003. Sekarang menjabat sebagai Manajer Mutu Laboratorium Tanah Puslitbangtanak, sejak tahun 2002 sampai sekarang. Jabatan lainnya yang telah dilaksanakan adalah Anggota Tim Adhoc Penyusunan Program terpadu Ex PLG, tahun 2003 sampai dengan 2005, Anggota Tim Pengujian Pupuk Direktorat Jendral Bina Sarana Pertanian Departemen Pertanian, tahun 2003 sampai tahun 2005. Ketua Panitia Penilai Jabatan Peneliti (P2JP) Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat , sejak Desember 2004 sampai sekarang, dan tahun 2006 ditugaskan sebagai anggota tim monitoring dan evaluasi program Balai Penelitian Tanah.

Profesi:

Ketua Himpunan Ilmu Tanah Indonesi (HITI) Komda Bogor � Jakarta , 2004 � 2007 Anggota Himpunan Gambut Indonesia (HGI) Anggota Persatuan Agronomi Indonesia (PERAGI) Anggota PERHIMPI Membimbing/ Penguji Luar mahasiswa program Pasca Sarjana IPB dan Universitas Gajah mada jurusan Ilmu Tanah. Anggota Dewan Redaksi Majalah Jurnal Badan Litbang Pertanian sejak tahun 2003 sampai sekarang dan Majalah Review Pusat Penelitian Tanah Dan Agroklimat sejak tahun 2005.

Berita

  • Light Trap: Pemonitor dan Pengendali Serangga

    27 Jan

    Serangan hama tanaman tidak dapat dihindarkan. Namun bukan berarti tidak dapat dicegah sejak dini, salah satunya dengan menggunakan Lampu Perangkap. (berita lengkap)

  • Tanam Kedelai di Lahan Sawah

    26 Jan

    Menteri Pertanian Dr. Suswono optimis swasembada kedelai pada 2014 akan tercapai. Untuk tercapainya swasembada tersebut, ada tiga pendekatan yaitu peningkatan produktivitas, peningkatan intensitas tanam, dan perluasan areal tanam. (berita lengkap)

  • Jalejo: Alternatif Tepung Bergizi

    25 Jan

    Telah banyak tercipta berbagai inovasi tepung sebagai bahan industri pangan. Mulai dari tepung jagung, tepung ubi jalar, tepung kasava, tepung kentang, dan sebagainya. Kini tepung tidak hanya terbuat dari satu bahan dasar namun tiga. (berita lengkap)

  • KRPL di Rukun Tetangga

    24 Jan

    Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) kembali membunyikan genderangnya. Kali ini di Rumah Pintar Kompleks Pertanian Atsiri Permai Citayam. Bidikan utamanya adalah para ketua Rukun Tetangga (RT) dan tokoh masyarakat sekitar kompleks. Para ketua RT ini akan menjadi penggerak warga untuk memanfaatkan setiap jengkal pekarangan dengan aneka tanaman sesuai kebutuhan sehari-hari. (berita lengkap)

  • Lisensi PUGAM-A untuk Masyarakat Tani

    20 Jan

    JAKARTA – Badan Litbang Pertanian dengan PT Polowijo Gosari menandatangani Naskah Kerjasama Lisensi Pupuk PUGAM-A di Gedung Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian), Jumat (20/1/2012). (berita lengkap)

  • KRPL Penuh Kreasi dan Makin Komplit

    18 Jan

    KRPL Penuh Kreasi dan Makin Komplit Lahirnya KRPL merupakan respon cepat terhadap arahan Presiden SBY yang selalu mengingatkan kepada kita untuk berupaya meningkatkan ketahanan pangan. Di antaranya pada Konferensi Dewan Ketahanan Pangan di Jakarta bulan Mei 2010, Pencanangan Gerakan Nasional Penanganan Anomali Iklim Petani Indonesia di Sidoarjo Jawa Timur, Januari 2011 dan saat Penganugerahan Penghargaan Ketahanan Pangan bulan Desember 2011, secara terus menerus Presiden mengajak untuk menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan nasional agar dimulai dari rumah tangga. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk pengembangan pangan rumah tangga merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan kemandirian pangan rumah tangga. Inisiasi penerapan rumah pekarangan pangan yang kemudian melahirkan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari di desa Kayen, kecamatan Pacitan, kabupaten Pacitan sejak bulan Februari 2011, yang kemudian menjadi awal pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di berbagai lokasi seperti Pasuruan, Malang, Karawang, dan pada tahun 2012 diterapkan di semua provinsi. (berita lengkap)

Berita lainnya »